Tuesday, April 26, 2011



PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO)  merupakan produsen nikel terkemuka di dunia. Nikel merupakan logam serba guna yang penting untuk meningkatkan taraf hidup dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Selama lebih dari tiga dasawarsa sejak penandatanganan Kontrak Karya dengan Pemerintah Indonesia pada tahun 1968, Perseroan telah menyediakan lapangan kerja terampil, mewujudkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di daerah operasinya, menghasilkan keuntungan bagi pemegang saham dan memberi sumbangan positif terhadap ekonomi Indonesia. 
 
Perusahaan yang didirikan pada bulan Juli 1968 menghasilkan nikel dalam matte, yaitu produk setengah jadi yang diolah dari bijih laterit di fasilitas pertambangan dan pengolahan terpadu dekat Sorowako, Sulawesi. Seluruh produksi PT Inco dijual dalam Dolar Amerika Serikat berdasarkan kontrak-kontrak jangka panjang untuk dimurnikan di Jepang. Kelebihan daya saing PT Inco terletak pada cadangan bijih besi berlimpah, tenaga kerja terampil dan terlatih, pembangkit listrik tenaga air berbiaya rendah, fasilitas produksi modern dan pasar terjamin untuk produknya.
Selama masa beroperasi PT Inco telah menerima beberapa penghargaan, pengakuan dan prestasi, antara lain sebagai Emiten Terbaik Papan Utama, Perusahaan Terbaik Asia 2004- 2007, Piagam Penghargaan Pengelolaan Bantuan Penutup, The Best e-CORP 2007 Award, The Business Review Award 2007 dan sebagainya
Sebanyak 60 persen saham Perseroan dimiliki oleh Inco Limited dari Kanada, satu produsen nikel terkemuka di dunia dan 20 persen oleh Sumitomo Metal Mining Co.,Ltd., Jepang, sebuah perusahaan tambang dan peleburan penting. Selain itu, 20,0 persen saham PT Inco dimiliki public.
PT Inco memiliki visi menjadi pemimpin produsen nikel utama dunia. Sedangkan misi PT Inco adalah melalui kekuatan dari sumber daya alam dan manusia, Perseroan akan menjadi penghasil nikel utama yang dapat diandalkan dan sangat menguntungkan, memberikan imbal-hasil yang konsisten dan menarik bagi pemegang saham. Strategi utama yang dimiliki PT Inco dalam mengelola usaha adalah: "memproduksi sebanyak-banyaknya, dengan biaya serendah mungkin dan untuk jangka waktu selama mungkin". Tujuannya adalah meningkatkan arus kas untuk menjamin operasi PT Inco secara berkesinambungan dan memenuhi harapan dari semua pihak yang terkait.
Sebagai anak perusahaan dari Inco Limited, Canada, PT Inco memiliki susunan dewan direksi yaitu :
Direksi Utama                            Clayton Allen Wenas (Tony Wenas)
Direksi Satu                               Claudio R. C. Bastos
Direksi Dua                                Ciho D. Bangun
Direksi Empat                            Bernardus Irmanto
Perusahaan yang bergerak dalam sektor pertambangan ini, melakukan listing di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 16 Mei 1990 dengan harga Rp 9800. Alamat website yang dapat dikunjungi adalah http://www.pt-inco.co.id/